Studi Banding 2026 merupakan kegiatan yang dirancang untuk memfasilitasi pengurus Himpunan Mahasiswa Departemen Biologi Lebah Madu Universitas Negeri Malang dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Biologi Nanas Merah Universitas Negeri Surabaya dalam bertukar pikiran, pengalaman, serta wawasan organisasi melalui forum diskusi. Studi Banding 2026 mengusung tema “Building Connections, Creating Innovations” yang dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2026 bertempat di Aula B20, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Kegiatan studi banding tahun ini dihadiri oleh 120 peserta dan 2 undangan yang turut berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan yang telah diselenggarakan. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak terkait. Selanjutnya, dilakukan penayangan video profil dan pemaparan umum kedua organisasi mahasiswa. Pemaparan dari HMD Biologi Lebah Madu Universitas Negeri Malang disampaikan oleh Laily Nur Afidah dan Moh. Awang Fachri Soesanto selaku Ketua Umum dan wakil ketua umum HMD Biologi Lebah Madu 2026, sedangkan pemaparan dari HMP Biologi Nanas Merah Universitas Negeri Surabaya disampaikan oleh Chrisna Mukti

Wijaya dan Sulistiyo Wati selaku Ketua Umum dan wakil ketua umum HMP Nanas Merah 2026. Pada sesi ini, kedua organisasi memperkenalkan struktur kepengurusan, program kerja, serta berbagai kegiatan unggulan yang dilaksanakan selama satu periode kepengurusan.

Berdasarkan susunan acara yang telah direncanakan sebelumnya, sesi ice breaking dijadwalkan dilaksanakan setelah pemaparan umum kedua organisasi. Namun, karena adanya penyesuaian waktu pada awal kegiatan, susunan acara mengalami sedikit perubahan sehingga sesi Focus Group Discussion (FGD) dilaksanakan terlebih dahulu agar seluruh agenda utama tetap dapat berjalan dengan baik. Pada sesi FGD, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok berdasarkan bidang yang memiliki tugas pokok dan fungsi serupa. Bidang Penalaran HMD Biologi Universitas Negeri Malang berdiskusi dengan bidang PDK HMP Biologi Universitas Negeri Surabaya, bidang PSDM dan MEL berdiskusi dengan bidang PSDM dan Kewirausahaan, bidang POK berdiskusi dengan bidang Advokasi dan HAM, bidang Bakat dan Minat berdiskusi dengan bidang Bakat dan Minat, bidang Media dan Informasi berdiskusi dengan bidang Kominfo, bidang Pengabdian Masyarakat berdiskusi dengan bidang PKPL, PEMAL, dan Agama, serta Pengurus Harian kedua organisasi yang melakukan diskusi bersama. Dalam sesi ini, setiap kelompok melakukan diskusi mendalam mengenai struktur kepengurusan, pengelolaan organisasi mahasiswa, pelaksanaan program kerja serta saling bertukar ide, pengalaman, dan wawasan yang diharapkan dapat diimplementasikan dalam kepengurusan kedua organisasi.

Setelah kegiatan FGD selesai, seluruh peserta dan panitia melaksanakan ISHOMA (Istirahat, Sholat, dan Makan). Sesi ini dimanfaatkan untuk beristirahat, melaksanakan ibadah, serta mempererat hubungan antaranggota kedua organisasi dalam suasana yang lebih santai. Setelah ISHOMA, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ice breaking untuk memeriahkan suasana sekaligus meningkatkan kekompakan peserta. Pada sesi ini, peserta tetap berada dalam kelompok FGD yang telah dibentuk sebelumnya. Permainan yang dilakukan berupa permainan berhitung berurutan, di mana setiap anggota kelompok harus menyebutkan angka secara bergantian setelah aba-aba dimulai oleh pemandu. Terdapat dua aturan utama dalam permainan ini, yaitu peserta tidak diperbolehkan menyebutkan angka secara bersamaan dengan peserta lain dan tidak diperbolehkan menjadi peserta terakhir yang menyebutkan angka dalam satu putaran permainan. Apabila terdapat dua atau lebih peserta yang menyebutkan angka pada waktu yang bersamaan, atau terdapat peserta yang menjadi penyebut angka terakhir, maka peserta tersebut akan mendapatkan konsekuensi berupa tetap

berada di depan peserta lainnya dan menyanyikan lagu “Bintang Kecil” dengan lirik yang

telah dimodifikasi menjadi lagu “Monyet”. Permainan ini melatih konsentrasi, komunikasi, koordinasi, serta kerja sama antar peserta dalam kelompok. Seluruh kelompok mengikuti permainan dengan antusias sehingga suasana kegiatan menjadi lebih akrab, meriah, dan menyenangkan. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari kedua organisasi mahasiswa sebagai bentuk refleksi terhadap pelaksanaan Studi Banding 2026. Pada sesi ini, masing-masing organisasi menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan studi banding serta harapan agar hubungan baik yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai bentuk kolaborasi di masa mendatang. Selanjutnya dilakukan pemberian vandel dan sertifikat sebagai simbol penghargaan serta kenang-kenangan antara HMD Biologi Lebah Madu Universitas Negeri Malang dan HMP Biologi Nanas Merah Universitas Negeri Surabaya. Sebelum kegiatan berakhir, seluruh peserta dan panitia mengisi angket kepuasan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Acara kemudian ditutup dengan dokumentasi bersama seluruh peserta dan panitia yang terlibat dalam kegiatan Studi Banding 2026.

Melalui pelaksanaan Studi Banding 2026 ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara HMD Biologi Lebah Madu Universitas Negeri Malang dan HMP Biologi Nanas Merah Universitas Negeri Surabaya, serta terciptanya berbagai inovasi, gagasan, dan kolaborasi yang dapat mendukung pengembangan organisasi mahasiswa di masa mendatang.