Universitas Negeri Malang (UM) melalui Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sukses menyelenggarakan Guest Lecture dengan tema “Service Learning in UTM: Implementation and Benefits” pada Selasa, 26 November 2024. Bertempat di ruang B21.106, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), yaitu PM. Dr. Haji Zainudin Bin Haji Hassan, yang membahas bagaimana service learning diimplementasikan di UTM serta manfaatnya bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat.

Dalam paparan yang disampaikan, Dr. Zainudin menjelaskan bahwa service learning adalah metode pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan teori akademik dengan kontribusi nyata kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam proyek komunitas, seperti pendidikan masyarakat atau pengelolaan lingkungan, sehingga mereka mendapatkan pengalaman praktis yang relevan. Program ini, menurutnya, membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kerja sama tim, dan empati sosial. Selain itu, universitas dan komunitas juga memperoleh manfaat nyata, menjadikan metode ini efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan ini juga memiliki relevansi yang kuat dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs). Program service learning yang dibahas mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)dengan mendorong pendidikan berbasis praktik yang inklusif dan relevan, SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) melalui solusi kreatif untuk pengembangan komunitas, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperkuat kolaborasi antara universitas, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga jam ini diakhiri dengan rekomendasi dari Departemen Biologi, FMIPA UM, untuk mengembangkan program service learning di lingkungan UM. Dengan penerapan metode ini, diharapkan UM tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan masyarakat lokal maupun global. Acara ini menjadi bukti nyata peran UM dalam memperkuat kontribusinya terhadap pendidikan dan pengembangan komunitas yang selaras dengan agenda global SDGs.