Studi Banding 2024 merupakan kegiatan yang dirancang untuk memfasilitasi pengurus Himpunan Mahasiswa Departemen Biologi Lebah Madu untuk berdiskusi dengan pengurus organisasi mahasiswa lain yang dituju. Studi Banding 2024 mengusung tema “Improving Organizational Performance Through Exchange Ideas and Expanding Relation” yang pada tahun ini dilaksanakan bersama Himpunan Mahasiswa Biologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (HIMABITS) pada tanggal 8 Juni 2024. Studi banding ini melibatkan mahasiswa dari berbagai latar belakang, termasuk perempuan, dalam kegiatan ilmiah dan akademik (SDG 5) dan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati (SDG 15).

           Kegiatan ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Institut Teknologi Sepuluh Nopember, serta Mars Universitas Negeri Malang. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksana dan ketua umum dari kedua Ormawa, serta Dosen Pendamping HMD Biologi Lebah Madu. Kegiatan selanjutnya yaitu pemaparan umum dari kedua Ormawa, yang disampaikan oleh Sabrina Quratunnida’ selaku Ketua Umum HIMABITS dan Dika Brian Putra Wiyana selaku Ketua Umum HMD Biologi Lebah Madu UM. Setelah itu, kegiatan dihentikan sementara selama 1 jam untuk melaksanakan sholat dzuhur dan istirahat makan siang. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion, dimana pada kedua organisasi mahasiswa yang memiliki bidang serupa dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Setelah pembagian ini, setiap kelompok melakukan diskusi mendalam mengenai struktur kepengurusan, pengelolaan organisasi mahasiswa, serta saling bertukar ide, pikiran, dan wawasan, yang diharapkan dapat diimplementasikan pada kepengurusan dari kedua Ormawa.

           Setelah melakukan Focus Group Discussion, seluruh peserta dan panitia melanjutkan kegiatan, yaitu sesi ice breaking untuk memeriahkan suasana. Pada sesi ini, seluruh peserta dan panitia bermain tebak film menggunakan emoji, dimana para peserta diarahkan untuk menebak judul film yang diwakili oleh serangkaian emoji. Dari permainan ini, dipilih tiga pemenang yang berhasil menebak dengan cepat dan tepat untuk memenangkan hadiah yang telah disiapkan oleh panitia. Kegiatan ditutup dengan pemberian sertifikat dan vandel oleh ketua umum dari kedua Ormawa, serta diakhiri dengan dokumentasi seluruh peserta dan panita yang terlibat.