Friday , 22 September 2017

Ketertarikan Arthropoda Predator Laba-laba Bermata Tajam (Oxyopidae), Kumbang Kubah (Coccinellidae), dan Belalang Sembah (Mantidae) terhadap Tumbuhan Liar Setaria sp., Oplismenus sp., dan Eleusine indica (L.) Gaertn yang Ditemukan dari Kebun Teh Wonosari Singosari Kabupaten Malang

ABSTRAK

Hidayati, Nurul. 2007. Ketertarikan Arthropoda Predator Laba-laba Bermata Tajam (Oxyopidae), Kumbang Kubah (Coccinellidae), dan Belalang Sembah (Mantidae) terhadap Tumbuhan Liar Setaria sp., Oplismenus sp., dan Eleusine indica (L.) Gaertn yang Ditemukan dari Kebun Teh Wonosari Singosari Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Biologi Fakultas MIPA UM. Pembimbing: (I) Drs. Fatchur Rohman, M. Si,
(II) Dr. Bagyo Yanuwiadi.
Kata kunci: ketertarikan, arthropoda predator, tumbuhan liar
Pengendalian hama pada tanaman teh seharusnya sudah beralih pada pengendalian hayati dengan memanfaatkan musuh alami seperti Arthropoda predator yang banyak terdapat di perkebunan teh. Arthropoda predator yang ada di perkebunan teh antara lain, laba-laba bermata tajam (Oxyopidae), kumbang kubah (Coccinellidae), dan belalang sembah (Mantidae). Pemilihan beberapa tumbuhan liar di perkebunan teh yang tepat sebagai habitat dari suatu predator suatu hama tanaman teh diharapkan mempermudah pengembangbiakannya di lapangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) ketertarikan laba-laba bermata tajam (Oxyopidae), kumbang kubah (Coccinellidae), dan belalang sembah (Mantidae) terhadap tumbuhan liar Setaria sp., Oplismenus sp., dan Eleusine indica, 2) perbandingan persentase ketertarikan laba-laba bermata tajam (Oxyopidae), kumbang kubah (Coccinellidae), dan belalang sembah (Mantidae) terhadap masing-masing tumbuhan liar Setaria sp., Oplismenus sp., dan Eleusine indica, 3) perbandingan waktu orientasi laba-laba bermata tajam (Oxyopidae), kumbang kubah (Coccinellidae), dan belalang sembah (Mantidae) terhadap tumbuhan liar Setaria sp., Oplismenus sp., dan Eleusine indica yang ditemukan dari kebun teh Wonosari.
Penelitian ini dilakukan di laboratorium Ekologi dan Biodiversitas jurusan Biologi Universitas Brawijaya pada bulan April 2007 sampai dengan Mei 2007. Alat yang digunakan untuk melihat adanya ketertarikan predator uji terhadap terhadap tumbuhan uji adalah Olfaktometer. Kemudian dalam penelitian ini diamati jumlah individu (%) dan waktu orientasi predator uji yang memilih lengan olfaktometer. Rentang waktu orientasi dibatasi sampai 20 menit. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan digambarkan dalam bentuk diagram batang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arthropoda predator dari jenis Laba-laba bermata tajam (Oxyopidae) cenderung menuju kedalam tabung olfakto yang berisi tumbuhan setaria sp. yaitu sebanyak 10 individu dengan persentase ketertarikan yang cenderung tinggi yaitu 40% dan rata-rata waktu orientasi selama 56 detik. Jumlah individu serangga kumbang kubah (Coccinellidae) cenderung tidak tertarik pada tumbuhan liar yaitu sebanyak 23 individu (92%) dengan rata-rata waktu orientasi 50 detik. Serangga belalang sembah (Mantidae) cenderung lebih banyak tertarik pada tumbuhan Eleusine indica yaitu sebanyak 12 individu (48%) dengan rata-rata waktu orientasi yang paling lama yaitu 178 detik. Persentase ketertarikan laba-laba (Oxyopidae) cenderung lebih tinggi terhadap tumbuhan uji Setaria sp. (40%) dibandingkan terhadap tumbuhan uji lainnya. Persentase ketertarikan kumbang kubah (Coccinellidae) lebih tinggi terhadap kontrol (92%) yang cenderung tidak memilih tumbuhan uji dibandingkan terhadap tumbuhan Eleusine indica (8%), sedangkan terhadap tumbuhan uji Setaria sp. dan Oplismenus sp. adalah masing-masing 0%. Untuk belalang sembah (Mantidae) memiliki persentase ketertarikan yang cenderung tinggi terhadap Eleusine indica (40%) dibandingkan terhadap tumbuhan uji lainnya. Rata-rata waktu orientasi laba-laba (Oxyopidae) yang terlama yaitu terhadap tabung kontrol (114 detik) bila dibandingkan dengan waktu orientasi terhadap tumbuhan uji lainnya. Rata-rata waktu orientasi kumbang kubah (Coccinellidae) yang paling lama terhadap tumbuhan uji Eleusine indica (55 detik) dibandingkan terhadap kontrol (50 detik). Perbandingan rata-rata waktu orientasi belalang sembah (Mantidae) yang terlama yaitu terhadap tumbuhan uji Eleusine indica (178 detik) bila dibandingkan dengan rata-rata waktu orientasi terhadap tumbuhan uji Setaria sp. (154 detik) , kontrol (147 detik), sedangkan untuk tumbuhan uji Oplismenus sp. (0 detik).
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar penelitian ini dilakukan dengan penambahan jumlah ulangan agar dapat dilakukan analisis statistik dan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai uji ketertarikan Arthropoda predator famili Oxyopidae, Coccinellidae, dan Mantidae terhadap tumbuhan liar dari famili Graminae ataupun dari famili tumbuhan lainnya dan uji ketertarikan Arthropoda predator tersebut terhadap bagian organ-organ dan uji kombinasi dari tumbuhan liar famili Graminae yang ditemukan di kebun teh Wonosari.