Sunday , 19 November 2017

Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Group Investigation (GI) dengan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Keterampilan Kerja Ilmiah dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Malang

ABSTRAK

Dewi, Jiniari A. 2009. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Group Investigation (GI) dengan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Keterampilan Kerja Ilmiah dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Malang. Skripsi, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Hj. Mimien H. Irawati, M.S, (II) Balqis, S.Pd, M.Si.

Kata kunci: pembelajaran kooperatif, group investigation, pendekatan problem based learning, keterampilan kerja ilmiah, hasil belajar biologi.

Pembaharuan di bidang kurikulum dalam pembelajaran, menuntut guru untuk dapat mengubah sistem pembelajaran dari yang berorientasi pada guru (teacher centered) menjadi pembelajaran yang berorientasi pada siswa (student centered). Akan tetapi hasil observasi di kelas X-6 SMA Negeri 4 Malang menunujukkan bahwa saat mengajar di kelas guru masih tetap menggunakan cara lama, yaitu dominan menggunakan metode ceramah-ekspositori. Sumber belajar siswa hanya terbatas dari guru dan ketrampilan kerja ilmiah siswa juga rendah karena siswa hanya terpaku pada materi dari guru. Hasil observasi yang telah dilakukan di kelas X-6 SMA Negeri 4 Malang menunjukkan bahwa keterampilan kerja ilmiah diajarkan secara terintegrasi dengan kegiatan praktikum. Rendahnya keterampilan kerja ilmiah siswa dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa hasil belajar biologi siswa kelas X-6 lebih rendah bila dibandingkan dengan kelas yang lain. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu diterapkan Pembelajaran Kooperatif Model Group Investigation (GI) dengan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan keterampilan kerja ilmiah dan hasil belajar Biologi siswa kelas X-6 SMA Negeri 4 Malang.
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. PTK ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pada setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X-6 semester genap tahun ajaran 2008-2009 SMA Negeri 4 Malang yang berjumlah 42 orang. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2009. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi kegiatan guru, catatan lapangan, lembar observasi keterampilan kerja ilmiah, laporan kerja ilmiah, dan soal tes. Aspek keterampilan kerja ilmiah siswa dilihat dari hasil observasi keterampilan kerja ilmiah siswa dan laporan kerja ilmiah siswa, sedangkan hasil belajar diperoleh dari hasil tes akhir siklus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan keterampilan kerja ilmiah siswa cenderung mengalami peningkatan antara antara siklus I (52,38%) dan siklus II (100%). Peningkatan juga terlihat pada rerata keterampilan kerja ilmiah siswa antara siklus I (77,43) dan siklus II (93,67). Persentase ketuntasan hasil belajar biologi siswa juga cenderung mengalami peningkatan antara siklus I (92,8%) dan siklus II (97,6%). Rerata hasil belajar biologi siswa juga mengalami peningkatan antara siklus I (83,98) dan siklus II (84,36).
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat dikatakan bahwa Penerapan pembelajaran kooperatif model Group Investigation (GI) dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keterampilan kerja ilmiah dan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 4 Malang dalam pembelajaran Biologi. Saran dari penelitian ini adalah hendaknya peneliti memperhatikan alokasi waktu yang digunakan agar pelaksanaan pembelajaran berlangsung secara efisien dan penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi guru bidang studi ataupun peneliti yang lain untuk menerapkan model dan pendekatan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*