Friday , 22 September 2017
Penerapan Pendekatan Salingtemas (Sains, Lingkungan, Teknologi, dan Masyarakat) melalui TPS (Think-Pair-Share) untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Siswa Kelas X-3 SMA Negeri 1 Paciran Lamongan
Penerapan Pendekatan Salingtemas (Sains, Lingkungan, Teknologi, dan Masyarakat) melalui TPS (Think-Pair-Share) untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Siswa Kelas X-3 SMA Negeri 1 Paciran Lamongan

Penerapan Pendekatan Salingtemas (Sains, Lingkungan, Teknologi, dan Masyarakat) melalui TPS (Think-Pair-Share) untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Siswa Kelas X-3 SMA Negeri 1 Paciran Lamongan

ABSTRAK

Islamiyah, Mufarohatul. 2008. Penerapan Pendekatan Salingtemas (Sains, Lingkungan, Teknologi, dan Masyarakat) melalui TPS (Think-Pair-Share) untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Siswa Kelas X-3 SMA Negeri 1 Paciran Lamongan. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D., (II) Dr. agr. H. Mohamad Amin, S.Pd., M.Si.

Kata Kunci: salingtemas, TPS (Think-Pair-Share), proses belajar, hasil belajar

Berdasarkan penjajakan lapangan yang dilaksanakan peneliti selama dua kali pembelajaran biologi di kelas X-3 SMAN 1 Paciran Lamongan yaitu pada tanggal 16 dan 23 Agustus 2007, diketahui bahwa kelas X-3 tergolong kelas yang heterogen, yaitu terdiri dari siswa-siswa yang mempunyai kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara informal selama peneliti melasanakan penjajakan lapangan di SMAN 1 Paciran Lamongan dapat diketahui bahwa dalam pembelajaran sudah diterapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam hal ini guru bidang studi biasa menggunakan metode ceramah dan pembahasan LKS yang sudah terlebih dahulu dikerjakan di rumah. Pembelajaran seperti ini ternyata kurang maksimal karena pada saat pembelajaran berlangsung masih ada beberapa siswa yang hanya ikut-ikutan menjawab pertanyaan dari LKS temannya dengan alasan LKS tertinggal di rumah, atau ada juga beberapa siswa yang LKSnya masih kosong, sehingga terlihat kurang antusias dalam pembelajaran. Dari sini siswa terlihat kurang berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran, karena siswa lebih banyak mendengar penjelasan guru lalu mencatatnya di buku atau LKS. Selain itu, dari segi proses dan hasil belajar ternyata siswa kurang maksimal, hal ini ditunjukkan dengan masih banyaknya siswa yang tidak tuntas belajar pada pelaksanaan ulangan KD 1. Diperoleh informasi bahwa di SMA Negeri 1 Paciran Lamongan belum pernah menerapkan pembelajaran salingtemas yang digabungkan dengan TPS (Think-Pair-Share). Berdasarkan alasan di atas maka peneliti menerapkan pembelajaran salingtemas yang digabungkan dengan TPS untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Paciran Lamongan.
Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Paciran Lamongan pada bulan September 2007 sampai dengan Desember 2007. Pendekatan yang digunakan adalah salingtemas melalui TPS yang diterapkan melalui PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu: (1) penyusunan rencana tindakan, (2) implementasi atau pelaksanaan tindakan, (3) observasi atau pengamatan tindakan, dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Paciran Lamongan yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data melalui lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi proses kegiatan belajar siswa, tes dan angket siswa tentang respons siswa terhadap pembelajaran salingtemas dengan TPS. Analisis data ditulis secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peningkatan proses belajar siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Paciran Lamongan dengan penerapan pendekatan salingtemas melalui TPS (Think-Pair-Share), (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Paciran Lamongan dengan penerapan pendekatan salingtemas melalui TPS (Think-Pair-Share), (3) mengetahui respons siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Paciran Lamongan mengenai penerapan pendekatan salingtemas melalui TPS (Think-Pair-Share).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran salingtemas dengan TPS ini dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa, serta mendapat respons yang sangat bagus dari siswa. Persentase proses belajar pada siklus I 70,82% dengan taraf keberhasilan baik, dan siklus II 72,5% dengan taraf keberhasilan baik. Jadi proses belajar mengalami peningkatan 1,68%. Untuk hasil belajar siklus I pada ranah kognitif, nilai rata-rata adalah 80,56 dan pada siklus II 82,25. Jadi hasil belajar pada ranah kognitif mengalami peningkatan 1,69%. Untuk ranah afektif pada siklus I 63,59% dan pada siklus II 79,79%. Jadi hasil belajar pada ranah afektif mengalami peningkatan sebesar 16,2%. Dengan demikian dapat disarankan bahwa sebaiknya pembelajaran salingtemas dengan TPS dijadikan alternatif yang perlu dipertimbangkan dalam pembelajaran untuk peningkatan proses dan hasil belajar siswa SMA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*