Saturday , 27 May 2017
Penerapan Asesmen Kinerja Pada Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Siswa Kelas VII SMPN 2 Doko Blitar Jawa Timur
Penerapan Asesmen Kinerja Pada Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Siswa Kelas VII SMPN 2 Doko Blitar Jawa Timur

Penerapan Asesmen Kinerja Pada Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Siswa Kelas VII SMPN 2 Doko Blitar Jawa Timur

ABSTRAK

Ningtias, Ika. 2007. Penerapan Asesmen Kinerja Pada Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Siswa Kelas VII SMPN 2 Doko Blitar Jawa Timur. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan Biologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sunarmi M.Pd., (II) Dra. Murni Saptasari M.Si.

Kata kunci: asesmen kinerja, pembelajaran kontekstual, motivasi belajar.

Berdasarkan observasi awal diketahui bahwa pembelajaran yang diterapkan di SMPN 2 Doko belum sepenuhnya menunjukkan pembelajaran kontekstual. Guru di SMPN 2 Doko dalam hal penilaian sudah meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Proses penilaian ketiga aspek tersebut sudah dilaksanakan tetapi pelaksanaan penilaian afektif dan psikomotor belum sepenuhnya dilaksanakan. Dalam penilaian afektif dan psikomotor siswa kurang mengetahui apa saja kriteria yang digunakan untuk penilaian tersebut sehingga siswa masih kurang termotivasi dalam kegiatan pembelajaran karena kinerjanya tidak dinilai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar IPA siswa kelas VII SMPN 2 Doko Blitar Jawa Timur melalui penerapan asesmen kinerja pada pembelajaran kontekstual.
Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan. Tahap-tahap Penelitian Tindakan Kelas terdiri dari empat langkah yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi hasil tindakan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan data dianalisis secara deskriptif. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data melalui observasi pada saat pembelajaran berlangsung dan memberikan angket motivasi belajar siswa setelah pembelajaran berlangsung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan asesmen kinerja pada pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan motivasi belajar IPA siswa kelas VII SMPN 2 Doko Blitar Jawa Timur. Prosentase keberhasilan kinerja ilmiah siklus I sebesar 88,18% dan siklus II sebesar 90,92%. Taraf keberhasilan kinerja ilmiah siklus I dan siklus II mendapat kategori amat baik. Prosentase keberhasilan motivasi belajar siswa siklus I sebesar 87,96% dan siklus II sebesar 89,75%. Taraf keberhasilan motivasi belajar siswa siklus I dan siklus II mendapat kategori amat baik.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan dalam kegiatan penyelidikan ilmiah siswa harus selalu dibimbing dalam menentukan masalah dan dibimbing dalam menganalisis data. Dalam penelitian lebih baik yang dilihat tidak hanya motivasi belajar saja tetapi juga hasil belajarnya. Deskriptor pada lembar observasi pengelolaan pembelajaran kontekstual oleh guru hendaknya ditambah. Asesmen kinerja mempunyai kelebihan yaitu dapat dilakukannya penilaian proses dan product.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*